Lembaga Donasi Baitul Maal Hidayatullah - Bangun Asrama Tahfidz di Bekas Kandang Kambing

Perjuangan para santri menjadi penghapal Al-Qur'an walau harus tidur di kamar kecil bekas kandang kambing.

Bangun Asrama Tahfidz di Bekas Kandang Kambing

Lokasi Donasi Jawa Tengah

Sampai dengan Telah selesai sejak 31 October 2019



Perjuangan para santri menjadi penghapal Al-Qur'an walau harus tidur di kamar kecil bekas kandang kambing.

Mendengar “kandang kambing” mungkin kebanyakan orang hanya berpikir tentang tempat tinggal kambing. 

Tapi bagi santri di pesantren Tahfidzul Qur’an Hidayatullah Ibnu Sina, yang terletak di Dusun Arjomulyo (Tanaka) RT.1/RW.3 Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang kandang kambing dirubah menjadi sebuah kamar untuk para santri.

Sedih, kamar yang hanya berukuran 3x1 meter harus ditempati tiga bahkan empat orang santri. Sedangkan para santri perempuan harus bermalam di masjid pesantren. 

 

undefined

Pesantren yang sangat jauh dari pusat kota dengan jarak 100 kilometer membuat para santri harus pasrah dengan keadaan demi berjuang mewujudkan impian menjadi seorang penghapal Al-Qur'an. 

Mereka juga harus rela jauh dari orangtua karena berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Hebatnya, menurut Ustadz Agus Imam Bukhori sebagai pengasuh pesantren, beberapa santri telah lulus menjadi penghafal Al-Qur’an hanya dalam waktu 6 bulan saja.

Kandang kambing menjadi saksi bisu perjuangan mereka menghafal ayat demi ayat Al-Quran. Posisi pesantren berada di kaki gunung yang terkenal mistis dengan banyaknya aktivitas pesugihan, tidak membuat mereka takut untuk mengejar impian.

Tidak mudah untuk mengelola pesantren di kawasan masyarakat seperti itu. 

Awalnya, pesantren dicurigai aliran garis keras oleh masyarakat dan sempat dilarang keberadaannya. Pengurus pesantren perlahan melakukan pendekatan dan akhirnya masyarakat mulai terbuka. Sekarang bahkan ada beberapa yang memutuskan menjadi mualaf.

 

undefined

 

Ustadz Agus berharap para santri dapat berjuang menjadi penghafal Al-Qur’an tanpa perlu tidur sempit-sempitan di bekas kandang kambing dan harus kedinginan tidur di Masjid.Ia juga ingin pesantren dapat menjadi acuan orangtua dan anak agar dapat belajar disini. 

Pesantren Tahfidzul Qur’an Hidayatullah Ibnu Sina dapat menjadi cahaya harapan yang dapat menerangi kegelapan

Pengurus sudah memberikan yang terbaik untuk mempertahankan pesantren meskipun sangat sulit mengumpulkan dana karena tidak memiliki pekerjaan.

Mohon maaf, fitur ini belum tersedia

Sosial Media Terkait Program

Logo Baitul Maal Hidayatullah

Baitul Maal Hidayatullah

Loading Baitul Maal Hidayatullah